Main menu

Rileksasi Progresif

Induksi adalah sebuah cara untuk memformalkan kondisi pikiran klien menuju trance hipnosis. Pada pembahasan yang lalu kita sudah mulai mengenal waking hipnosis. Waking hipnosis bisa memunculkan efek sugesti hipnosis tanpa perlu mengalami trance terlebih dahulu. Waking hipnosis sangat ampuh tetapi untuk banyak alasan kita perlu membawa klien menuju trance. Trance hipnosis memungkinkan tercapainya berbagai efek hipnosis secara utuh dan kuat. Selain itu trance hipnosis menjaga klien untuk tetap dalam keadaan yang sugestif selama apapun sesuai kebutuhan sedangkan dalam menggunakan waking hipnosis kita harus terus menerus melakukan penembusan area kritik. Tentu saja trance hipnosis lebih mudah, tidak butuh banyak usaha dari kita dan memberi hasil yang lebih memuaskan bagi klien. Waking hipnosis pada pre talk jika dilanjutkan dengan trance hipnosis merupakan gabungan teknik yang sangat kuat.

Secara umum teknik induksi hipnosis berdasarkan waktu penggunaannya dibagi menjadi tiga macam induksi yaitu rileksasi progesif, induksi cepat, dan induksi instan.

Rileksasi Progresif

Rileksasi progesif merupakan teknik induksi terpopuler bahkan hingga masa sekarang. Metode ini diperkenalkan oleh Edmund Jacobson untuk menenangkan pasien yang depresi berat. Rileksasi progresif bukan dibuat oleh kalangan hipnotis dan dari awal pembuatannya memang tidak ditujukan untuk menjadi induksi hipnosis. Jika anda memutuskan untuk mendalami hipnosis dari buku, video atau bahkan pelatihan yang tersedia dari berbagai sumber anda pasti bertemu dengan teknik rileksasi progesif. Semua orang bisa belajar menggunakan rileksasi progesif bahkan tanpa bimbingan khusus dari hipnotis.

Ide dari rileksasi progesif adalah meminta klien merilekskan setiap bagian tubuhnya secara urut dari atas ke bawah atau sebaliknya. Tujuan dari rileksasi progesif adalah menciptakan rileksasi total pada fisik klien sehingga lebih siap menerima sugesti hipnosis.

Jika dituliskan dalam kalimat, kurang lebih rileksasi progresif adalah sebagai berikut :

“Pastikan anda berada pada posisi yang aman dan nyaman.

Saya ingin anda memejamkan mata anda dan menjaganya tetap terpejam sampai saya minta untuk membukanya.

Sangat mudah dan menyenangkan.

Sekarang saya ingin anda menarik napas yang benar-benar dalam dan menahannya.

Sekarang hembuskan napas anda secara p-e-r-l-a-h-a-n.

Bagus, sekarang saya minta anda untuk kembali menarik napas panjang dan menahannya.

Sekarang hembuskan secara p-e-r-l-a-h-a-n.

Bagus, sekarang saya minta anda untuk kembali menarik napas panjang…

Penuhi paru-paru anda sekarang…

Tahan napas anda.

Sekarang hembuskan secara p-e-r-l-a-h-a-n.

Bagus, sekarang saya minta anda untuk sekali lagi menarik napas panjang…

Penuhi paru-paru anda…

Tahan napas anda, sangat bagus.

Sekarang hembuskan secara p-e-r-l-a-h-a-n.

Sekarang anda bisa rasakan tubuh anda mulai rileks.

Biarkan rileksasi yang nyaman dan hangat tersebut mengalir turun ke kaki anda…

Rasakan kaki anda mejadi lemas dan lunglai.

Sekarang biarkan rileksasi ini merambat naik sampai pergelangan kaki anda.

Dari pergelangan kaki anda terus bergerak naik menuju seluruh otot pada lutut anda.

Dari lutut menuju paha anda.

Dari paha menuju pangkal paha.

Dari pangkal paha sekarang menuju perut.

Dengan setiap napas yang anda hembuskan, biarkan tubuh anda merasakan rileksasi yang semakin dalam, semakin dalam…

Biarkan semuanya menjadi lebih santai, lebih santai…

Biarkan rileksasi yang hangat dan nyaman tersebut merambat keseluruh otot punggung anda.

Biarkan semua otot punggung anda menjadi lemas, lunglai seperti sepotong kain yang basah.

Biarkan rileksasi ini merambat naik menuju pundak anda.

Sekarang dari pundak anda mengalir turun sampai lengan anda.

Dari lengan anda mengalir turun sampai pergelangan tangan anda.

Dari pergelangan tangan anda menuju telapak tangan sampai ujung jari anda.

Semua yang anda rasakan membimbing anda semakin dalam, semakin dalam.

Biarkan rileksasi yang hangat dan nyaman ini merambat menuju semua otot di leher anda.

Biarkan semua otot leher anda menjadi lemas, lunglai dan malas.

Biarkan rileksasi meluap sampai kepala anda.

Dari segenap bagian kepala anda mengalir sampai alis anda.

Semua otot mata anda menjadi sangat rileks.

Seluruh otot pipi anda terasa sangat rileks.

Seluruh otot janggut anda terasa sangat rileks.

Sekarang rasakan juga rahang anda menjadi sangat rileks, sangat nyaman.

Biarkan semuanya menjadi semakin rileks, semakin rileks…

Sekarang saya akan menghitung mundur dari tiga sampai satu.

Pada setiap hitungan, anda izinkan diri anda untuk terus terdorong masuk menuju rileksasi yang lebih dalam, lebih dalam.

Tiga…

Semakin dalam, semakin dalam.

Dua…

Masuki rileksasi yang semakin dalam, semakin dalam.

Satu…

Sangat dalam, sangat nyaman, sangat rileks…

Suara apapun yang ada di sekeliling anda tidak akan mampu mengganggu anda.

Faktanya, apapun yang anda dengar hanya membuat anda semakin rileks.

Anda hanya mengijinkan diri anda untuk memerhatikan suara saya.

Suara saya selalu membantu anda untuk menjadi semakin rileks, semakin rileks.

Sekarang, saya akan menghitung mundur dari lima sampai satu.

Pada setiap hitungan anda gandakan seluruh rileksasi pada seluruh tubuh anda.

Lima…

Ijinkan tubuh anda mengalami rileksasi dua kali lipat dari sebelumnya…

Empat…

Rileksasi anda semakin berlipat ganda…

Tiga…

Sangat nyaman, sangat santai…

Dua…

Rileksasi anda semakin meningkat…

Satu…

Anda sudah menggandakan seluruh rileksasi pada tubuh anda…

Setiap saraf dan otot pada tubuh anda ikut menggandakan rileksasi yang anda alami.

Biarkan terus berlanjut menjadi semakin dalam, semakin dalam…

Sekali lagi, saya akan menghitung mundur dari lima sampai satu.

Pada setiap hitungan anda gandakan seluruh rileksasi pada seluruh tubuh anda menjadi tiga kali lipat.

Lima…

Ijinkan tubuh anda mengalami rileksasi tiga kali lipat dari sebelumnya…

Empat…

Rileksasi anda semakin berlipat ganda…

Tiga…

Sangat nyaman, sangat santai…

Dua…

Rileksasi anda semakin meningkat…

Satu…

Anda sudah menggandakan seluruh rileksasi pada tubuh anda menjadi tiga kali lipat…

Setiap saraf dan otot pada tubuh anda menjadi semakin lemas, semakin kendor, dan semakin rileks.

Seluruh organ tubuh anda berfungsi secara sempurna.

Biarkan diri anda terbawa rileksasi yang semakin dalam, semakin dalam.

Anda akan selalu menyadari sekeliling anda.

Anda mungkin mendengar banyak suara di sekeliling anda…

Tetapi suara tersebut tidak bisa mengganggu anda dengan cara apapun.

Anda hanya tertarik untuk memerhatikan suara saya.

Suara saya membantu anda merasakan rileksasi yang semakin dalam, semakin dalam…”

 

Meskipun sangat populer tetapi sebenarnya jenis induksi ini memiliki banyak sekali kekurangan dibandingkan dengan kelebihan yang dimilikinya. Dari segi hasil, kita tidak akan pernah tahu secara pasti apakah klien memasuki trance hipnosis atau tidak. Hal ini dikarenakan rileksasi fisik bukan termasuk penyebab trance hipnosis. Kalaupun klien memasuki trance hipnosis kita tetap masih perlu melakukan proses deepening yang akan menambah jumlah waktu, tenaga dan kesabaran kita.

Selain memakan waktu yang terlalu lama, rileksasi progresif juga tidak bisa diterapkan pada orang-orang dengan pikiran kritis, pekerja keras dan orang sibuk yang hanya punya sedikit waktu luang. Jika digunakan pada sore hari setelah klien beraktifitas berat, rileksasi progresif lebih pasti membuat klien tertidur nyenyak daripada menuju trance hipnosis. Bagi Anda pembaca artikel Zona Hipnotis tetaplah tenang karena nanti kita akan memelajari rileksasi progresif tercepat, terbaik dan paling terkenal yang bisa anda gunakan secara mudah.

 

404 Not Found

Not Found

The requested URL was not found on this server.

Additionally, a 404 Not Found error was encountered while trying to use an ErrorDocument to handle the request.


Apache Server at zonahipnotis.com Port 80