Main menu

Membuat Sugesti Langsung

Setelah menguasai dan memraktikkan seluruh artikel Zona Hipnotis secara urut bukan berarti anda sudah menguasai semua hal tentang hipnosis termasuk juga menguasai teknik terapi. Buku ini hanya berisi perkenalan kecil dan salam hangat dari hipnosis. Walaupun begitu anda tetap bisa belajar menggunakan direct drive yang sangat kuat dan luar biasa. Pada titik tersebut saya berharap anda tidak bereksperimen dengan menciptakan sugesti hipnosis secara asal-asalan. Sangat saya sarankan bagi anda yang ingin memerdalam penggunaan sugesti hipnosis untuk mendapatkan script hipnosis dari sumber yang terpercaya dan menggunakannya di awal praktik anda.

Akhir tahun 2005 saya didatangi oleh seorang mahasiswa untuk sebuah sesi terapi. Klien saya ini seorang yang sangat penakut. Apapun yang ditemuinya selalu merupakan ketakutan bagi dirinya. Takut sendirian, takut keramaian, takut menelepon dan bahkan dia memupuk keberanian selama berbulan-bulan agar berani membuat telepon pertama dengan saya. Satu hal yang membuat saya bersyukur adalah dia tidak takut untuk terus hidup. Seperti biasa, klien selalu memberikan tiga cerita pada proses pretalk dan saya sibuk menggambar kartun di kertas sambil pura-pura memerhatikan cerita klien. Setelah ketiga ceritanya selesai klien memberikan pernyataan yang mampu membuat acara menggambar saya selesai. Klien tersebut mengaku sudah banyak memelajari hipnosis dari buku dan literatur di internet. Dia bahkan sudah melakukan self hipnosis dengan metode merekam sugesti hipnosisnya setelah rileksasi progresif yang panjang lebar. Karena penasaran kemudian saya memulai percakapan yang lebih aktif.

Saya : “Jadi berapa lama anda melakukan self hipnosis?”

Klien : “Sudah hampir empat bulan ini rutin dua kali setiap hari.”

Saya : “Seharusnya itu sudah lebih dari cukup untuk membuat anda menjadi pemberani sekarang.”

Klien : “Saya tidak berhasil karena itulah saya menemui anda. Anda bersedia membantu saya kan?”

Saya : “Tentu saja itulah tujuan utama sesi terapi ini kita sepakati. Tapi saya masih heran self hipnosis macam apa yang anda gunakan. Anda bawa catatan sugestinya?”

Klien : “Tidak Pak, tapi saya hafal. Sugestinya adalah mulai sekarang dan seterusnya saya tidak takut lagi. Apapun yang saya hadapi, saya tidak takut.”

Saya : “Hufff…..”

Masih ingat tentang salah satu semantik yang kita sebut sebagai pharsing? Ya, klien saya dengan senang hati telah menanamkan sugesti primer berupa kalimat “Apapun yang saya hadapi, saya takut”. Sugesti negatif ini ditanam dan diperkuat selama hampir empat bulan dan tentu saja bukan berita yang bagus untuk klien. Nah menilik dari kisah tadi kita harus bisa menyusun sugesti sebaik mungkin dan setepat mungkin untuk klien. Berikut ini adalah beberapa aturan untuk penyusunan sugesti primer menurut versi saya pribadi.

Berorientasi hasil

Sugesti yang kita berikan kepada klien harus selalu menggunakan kalimat yang berorientasi pada hasil. Kalimat sugesti sebaiknya menghindari kata negatif untuk mencegah terjadinya pharsing. Jika klien anda seorang yang datang untuk menghilangkan rasa malas maka sugestikan untuk “menjadi rajin” atau “menjadi bersemangat”. Sedangkan sugesti yang berisi saran untuk “menjadi tidak malas” adalah program negatif yang akan memerburuk keadaan klien.

Pasti

Walaupun kita bukan tuhan tetapi setiap orang termasuk klien selalu mengharapkan kepastian dari hasil usaha yang dijalani. Untuk tujuan memaksimalkan hasil yang didapatkan oleh klien kita sebaiknya menyusun sugesti yang memunculkan harapan dan kepastian yang nyata. Tentu saja kita tidak boleh berbohong kepada klien tetapi untuk memunculkan efek “sangat pasti” kita cukup menghindari penggunaan kata yang menimbulkan ketidakpastian yaitu kata mungkin, akan dan semoga.

Dimengerti

Sugesti yang kita susun harus bisa dimengerti oleh klien, semakin sederhana semakin baik. Untuk memudahkan klien menyerap dan mengerti isi sugesti kita, lebih baik kita menggunakan sugesti yang sudah kita sesuaikan dengan bahasa sehari-hari dan tingkat intelektualitas klien. Pernah suatu ketika saya meminta seorang klien untuk menutup matanya setelah hitungan ke tiga. Yang terjadi adalah klien mengangkat kedua telapak tangannya dan meletakkan di wajah dengan tujuan menutupi matanya. Sayapun kemudian meralat induksi saya dan merubah menutup mata menjadi memejamkan mata. Pengalaman tersebut memerbaiki sudut pemikiran saya terhadap aturan sugesti.

Menguntungkan

Sudah menjadi sifat dasar manusia untuk mengambil keuntungan dan menghindari kerugian sama halnya dengan sugesti hipnosis. Klien pasti sangat mudah menerima suatu sugesti yang bersifat menguntungkan untuk klien. Dalam penyusunan sugesti primer usahakanlah untuk memberikan faktor sebab akibat dalam sugesti yang anda buat. Dalam hak ini faktor sugesti kita merupakan faktor sebab dan manfaat yang diterima klien sebagai faktor akibat.

Makna jelas

Pikiran bawah sadar merupakan bagian yang sangat kreatif. Sugesti yang kita berikan pada pikiran bawah sadar klien haruslah memiliki makna yang jelas bagi klien. Jika kita memaksudkan A maka katakanlah A dan jangan pernah meminta klien menyimpulkan sendiri maksud sugesti anda. Sebagai contoh apabila ada seseorang di jalan yang selalu memandangi anda dan dia merupakan lawan jenis anda pastilahmuncul berbagai spekulasi dalam pikiran anda. Anda mungkin secara bersamaan mengira bahwa dia mungkin mengenal anda, menyukai anda, memerhatikan sesuatu yang salah pada diri anda, memata-matai anda dan lain sebagainya. Jika anda tidak pernah mencari tahu jawaban dari orang tersebut maka kemungkinan besar anda akan membuat satu kesimpulan dari spekulasi anda tadi secara sepihak. Spekulasi anda bisa positif dan bisa juga negatif. Nah saya rasa sangat mudah untuk berterus terang tentang isi sugesti kita secara jelas kepada klien.

Spesifik

Pikiran bawah sadar tidak bisa menerima sugesti yang bersifat terlalu umum. Misalkan anda menemui klien dalam trance hipnosis kemudian anda sugestikan, “Anda menjadi semakin percaya diri” maka semua mungkin .terlihat baik-baik saja bagi anda dan klien. Sebenarnya pikiran bawah sadar klien tidak bisa menerima sugesti tersebut secara maksimal karena tidak tahu perasaan percaya diri yang anda maksudkan itu harus diterapkan pada situasi apa, kapan dan dimana. Setiap orang pasti memiliki hal-hal yang bisa dilalui dengan penuh percaya diri dan sebagian lainnya kurang percaya diri. Tentunya sugesti yang saya contohkan tidak berpengaruh kepada hal-hal yang sudah bisa dilakukan klien dengan percaya diri. Oleh sebab itu sugesti primer yang kita berikan kepada klien harus dilengkapi dengan penjelasan tentang apa, kapan, dimana, sugesti tersebut dijalankan.

Hindari pharsing

Masih ingat tentang pharsing yang kita bahas dalam semantik? Baca lagi bab tersebut. Untuk membuat sugesti selau hindari penggunaan pharsing yang selalu berupa larangan karena pasti hanya menimbulkan respon yang terbalik dari klien. Kalimat larangan yang umumnya menggunakan kata jangan, bukan, dan tidak pasti selalu diikuti dengan informasi negatif. Contohnya, ”jangan nakal”, ”tidak boleh mencuri”, dan ”jangan tertawakan saya”. Katakanlah anda tidak setuju dengan teori pharsing yang saya kemukakan di dalam pembahasan sematik, tetapi anda pasti setuju bahwa kalimat yang kita katakan selalu bersifat informatif atau mengingatkan. Anak yang sedang asyik menonton televisi mendapat peringatan dari ibunya, ”Nonton televisi saja ya, jangan rewel”. Si anak yang tadinya hanya memikirkan acara televisi tiba-tiba menjadi ingat kata rewel dan karena ingat maka cenderung memikirkan atau bahkan melaksanakan tindakan ”rewel” yang sesungguhnya.

Sugesti hipnosis memiliki susunan khusus yang berbeda dari komunikasi pada umumnya. Kemampuan menggunakan sugesti hipnosis merupakan keahlian yang wajib dimiliki oleh setiap hipnotis. Tidak lucu jika ada seorang pecandu rokok yang bertambah parah tingkat kecanduannya setelah mengikuti sesi terapi hipnosis untuk berhenti merokok bersama anda. Jika anda menganggap ini gurauan tunggulah hingga anda mendapatkan komplain gara-gara kesalahan penyusunan sugesti hipnosis, dan saya sudah mengingatkan anda.

 

404 Not Found

Not Found

The requested URL was not found on this server.

Additionally, a 404 Not Found error was encountered while trying to use an ErrorDocument to handle the request.


Apache Server at zonahipnotis.com Port 80