Jenis Sugesti Hipnotis
Dalam kehidupan normal sehari-hari kita tidak pernah lepas dari kegiatan untuk menerima dan memberi saran baik secara internal individu maupun secara eksternal antar individu. Seringkali saran tersebut kita panggil sebagai sugesti. Sugesti biasanya diartikan sebagai pemberian saran positif kepada seseorang walaupun begitu sebenarnya lebih banyak beredar sugesti negatif daripada sugesti positif.. Bagi sebagian besar orang, sugesti yang berasal dari luar dirinya lebih sulit diterima daripada sugesti yang berasal dari dalam dirinya sendiri. Bisa jadi sugesti dari luar tersebut memiliki maksud yang baik tetapi tidak sesuai dengan kebutuhan orang yang menerimanya. Faktor lain adalah perbedaan makna yang dimaksudkan oleh pengirim dan yang diterjemahkan oleh penerima. Banyak hal lain yang menghalangi sugesti untuk bisa diterima dan dijalankan oleh seseorang.
Untuk memudahkan sugesti masuk ke dalam pikiran bawah sadar dengan tepat ada beberapa aturan yang harus dipenuhi antara termasuk melewati area kritik pikiran sadar. Semua jenis sugesti apapun bentuknya tidak bisa diterima oleh pikiran bawa sadar secara bebas karena harus berhadapan dahulu dengan area kritik pikiran sadar sebagaimana pembahasan kita pada tujuh aturan pikiran.
Sugesti yang berhasil melewati area kritik pikiran sadar manusia akan kita sebut sebagai sugesti hipnosis. Jika sugesti hipnosis terjadi tanpa memerlukan tercapainya trance hipnosis sudah lebih dahulu kita kenal sebagai sugesti waking hipnosis. Sugesti hipnosis merupakan pilihan sugesti terbaik untuk memberikan saran secara langsung pada pikiran bawah sadar dan memberikan pengaruh yang sangat kuat bagi penerimanya. Kita sudah belajar melakukan induksi untuk membawa klien menuju trance. Bukan sembarang trance tetapi level somnambulisme yang sangat bermanfaat juga sudah kita bahas sebelumnya. Jika klien sudah berada dalam trance hipnosis lalu apa? Apakah trance merupakan tujuan akhir? Bukan, trance hanya pembuka pintu gerbang pikiran bawah sadar sedangkan bagian terpentingnya adalah apa yang kita lakukan didalamnya.
Tidak seorangpun datang kepada hipnotis dan berkata bahwa dia hanya ingin mengalami trance sebentar dan berpesan kepada hipnotis agar langsung dikeluarkan dari trance. Tidak ada seorang klienpun yang akan mengatakan hal tersebut kepada hipnotis. Inti dari proses hipnosis itu sendiri adalah untuk menciptakan kondisi sugestif pada pikiran klien agar mudah menerima dan menjalankan sugesti hipnosis selain memanfaatkan fenomena alami trance hipnosis. Mudah bagi siapapun untuk belajar induksi hipnosis dengan seluruh variasinya tetapi dalam waktu singkat tetapi untuk menjadi ahli dalam penggunaan sugesti butuh pengalaman, pengetahuan yang sangat memadai.
Jenis Sugesti Hipnosis
Sebenarnya jenis dan variasi sugesti hipnosis sangat beragam. Kalau diberi kesempatan menerangkan sugesti hipnosis, saya lebih suka meringkasnya menjadi beberapa buku tebal. Untunglah hipnosis bukan ilmu gaib jadi bisa dijelaskan dan dipelajari dengan sangat cepat. Pertama kita harus memastikan klien berada dalam somnambulisme barulah kita mulai menggunakan sugesti hipnosis. Kita akan menyederhanakan sugesti hipnosis menjadi empat bagian.
Sugesti awal
Bagian awal berisi tentang prolog tentang apa, mengapa, kapan dan bagaimana klien mencapai tujuannya. sugesti hipnosis awal berisi provokasi logis dari cerita hasil yang diberikan klien saat pre talk. Tujuan dari sugesti awal adalah mengingatkan kembali kepada klien akan tujuan utama yang ingin dicapai dari sesi hipnosis tersebut dan meningkatkan perhatian dan semangat klien untuk bersiap menerima sugesti primer.
Sugesti primer
Bagian ini merupakan bentuk hasil akhir yang diinginkan klien. sugesti primer nanti akan kita bahas secara lebih mendalam pada pembahasan selanjutnya dalam bab ini.
Sugesti sekunder
Bagian sugesti hipnosis yang mengulas kembali semua hal yang telah dilakukan oleh klien untuk mencapai tujuannya dalam sesi hipnosis. sugesti hipnosis sekunder menyetujui isi sugesti primer, merangkum intisari dari sugesti awal, sugesti primer dan menambahkan penguatan makna bahwa klien sudah mencapai tujuannya sekarang. sugesti hipnosis sekunder dilanjutkan dengan proses emerging.
Setelah proses emerging klien mungkin merasa lega karena merasa semua prosesnya sudah selesai. Tapi dugaan klien salah. Pada post hipnosis atau setelah emerging kita lakukan sugesti akhir. Gunakan setiap celah yang bisa kita maksimalkan untuk memasukan sugesti hipnosis demi mewujudkan tujuan klien. Format dari sugesti hipnosis akhir kurang lebih seperti berikut :
“Anda sudah melakukan perubahan. Anda setuju?
…
Sekarang tirukan ucapan saya berikut ini.
Aku sudah berubah karena aku tahu ( … )
Jadi sekarang aku merasa ( … )
Aku … (sugesti primer)”
Untuk memudahkan anda memahami penggunaan sugesti hipnosis secara lengkap saya sertakan contohnya dalam pembahasan sugesti direct drive.


