Fenomena Hipnosis
Secara otomatis saat klien mengalami kondisi trance hipnosis muncul banyak sekali fenomena yang sulit ditemui pada kondisi kesadaran normal. Berbagai fenomena dalam trance hipnosis bisa dimunculkan atau dikendalikan sesuai sugesti yang diterima dan dijalankan klien. Seni sugesti untuk memanfaatkan dan mengendalikan fenomena trance hipnosis yang ada merupakan keahlian yang hanya bisa anda dapatkan dari latihan dan pengalaman anda dalam melakukan proses hipnosis. Berikut ini adalah fenomena yang lazim muncul secara otomatis dalam trance hipnosis.
Rileksasi tubuh
Rilksasi tubuh bukan satu-satunya jalan menuju trance hipnosis tetapi dalam trance hipnosis secara otomatis tubuh klien menjadi rileks. Rileksasi yang dialami klien terjadi karena saat berada pada level pikiran bawah sadar manusia sangat terpengaruh salah satu sifat pikiran bawah sadar yaitu malas. Otot malas berkontraksi, tubuh malas bergerak bahkan jumlah pernapasan juga ikut menurun sebagai salah satu dampaknya. Kabar baiknya kondisi ini merupakan kondisi terbaik untuk pemulihan stamina dan kebugaran dan saya lebih suka memanggil kondisi rileksasi tubuh ini sebagai istirahat yang berkualitas.
Rileksasi mental
Saat anda asyik bermain sepakbola di lapangan semua fokus dan tenaga anda tertuju pada kualitas permainan anda. Yang ada dibenak anda hanya gol, gol dan goool. Setelah melewati perjuangan keras pertandingan ahirnya berakhir dengan skor tertentu. Saat kembali ke rumah anda mencuci kaki dan tiba-tiba kaki anda terasa perih. Ternyata kaki anda banyak mengalami luka dan lecet. Sama dengan contoh tadi saat mengalami trance hipnosis seseorang fokus pada rileksasi yang dialami termasuk rileksasi mental. Saat rileksasi mental menjadi satu-satu hal yang layak dipertahankan maka semua hal diluar rileksasi tersebut akan terabaikan. Berarti juga ketegangan pikiran, stress dan berbagai pikiran negatif tergantikan oleh rileksasi mental.
Katalepsi
Katalepsi adalah fenomena ketika klien tidak bisa mengontrol sebagian fungsi ototnya. Katalepsi biasanya ditimbulkan dari pnerimaan sugesti tetapi bisa juga muncul secara spontan pada hypnotic coma. Katalepsi yang sering dijumpai dalam trance antara lain berupa ketidakmampuan membuka mata, kemampuan memertahankan posisi bagian tubuh tertentu seperti tangan dan kaki yang sulit dilakukan pada kesadaran normal.
Hiper sugestibel
Setiap orang dalam trance hipnosis akan memiliki kesediaan dan penerimaan sugesti yang meningkat pesat. Tentunya karena dalam trance hipnosis area kritik pikiran sadar klien dalam kondisi non aktif sehingga semua arus informasi baik bersifat keluar ataupun masuk bisa terjadi dengan sangat bebas dan lancar. Peningkatan sugestibilitas ini bisa mencapai delapan hingga sembilan kali lipat lebih kuat dari sugestibilitas klien pada kondisi kesadaran normal. Meskipun begitu klien tetap memiliki kontrol penuh untuk menerima atau menolak sebuah sugesti walaupun berada pada level trance hipnosis paling bagus sekalipun.
Hiperestesia
Hiperestesia adalah peningkatan kepekaan terhadap semua jenis sensasi. Dalam trance hipnosis sensasi apapun yang dirasakan oleh tubuh dan pikiran manusia bisa dimunculkan, dihilangkan, dirubah, diperkuat atau bahkan diperkecil. Sensasi yang termasuk didalamnya meliputi rasa, bau, warna, aroma, suhu, gambar dan suara. Pemanfaatan kondisi hiper estesia yang tepat merupakan cara yang pintar untuk membuat proses hipnosis berkesan positif secara mendalam bagi klien.
Hipermnesia
Pikiran bawah sadar merupakan tempat penyimpanan dari ingatan permanen. Saat berada didalamnya klien tidak perlu mengingat apapun karena semua informasi dalam kendalinya. Klien yang terbiasa memasuki trance hipnosis akan memiliki kemampuan mengingat yang meningkat walaupun tanpa bantuan sugesti sekalipun. Kemampuan meningkat yang berkembang ini dikarenakan kebiasaan mengakses ingatan permanen yang terbawa hingga pada kondisi kesadaran normal.
Jika ditambahkan sugesti khusus untuk penguat ingatan maka para orang tua akan segera berbondong-bondong mengirimkan anaknya yang masih menempuh pendidikan untuk mendapat sugesti ajaib tersebut dari anda.
Time Distortion
Time distortion merupakan penyimpangan waktu antara waktu dunia dengan waktu pikiran. Secara normal pikiran manusia mengalami perjalanan waktu yang lambat saat melakukan aktifitas yang tidak disukai. Sebaliknya aktifitas yang menyenangkan terasa berkalu lebih cepat dari waktu yang sesungguhnya. Karena di dalam trance hipnosis klien mengalami hiperestesia maka waktu dipikiran bisa di buat sangat panjang atau sangat pendek dibandingkan dengan waktu dunia. Walaupun hampir selalu terjadi secara spontan tetapi sugesti hipnosis bisa membuatnya lebih dramatis dan sempurna sesuai kebutuhan klien.
Hypnotic Analgesia
Hypnotic analgesia merupakan kondisi analgesia yang tercipta akibat sugesti hipnosis. Analgesia sendiri meripakan kemampuan tubuh merasakan semua jenis sensasi kecuali rasa sakit. Setelah klien menerima sugesti untuk analgesia untuk tangannya anda boleh melakukan tes dengan mencubit tangan klien. Jika berhasil klien tetap tahu bahwa anda menyentuh bagian tubuhnya mungkin merasakan sedikit tekanan juga pada kulitnya tapi tidak ada rasa sakit.
Hypnotic Anestesia
Hypnotic anestesia adalah kondisi anestesi yang ditimbulkan oleh sugesti hipnosis atau terjadi secara alami saat klien mengalami trance hipnosis pada level trance minimal somnambulisme. Anestesia adalah ketidakmampuan untuk merasakan semua jenis sensasi termasuk rasa sakit. Bedanya dengan analgesia adalah jika anda mencubit klien pada kondisi anestesia maka bukan hanya rasa sakit tetapi sentuhan dan tekanan dari cubitan anda juga tidak dirasakan oleh klien. Masyarakat umum menyebut anestesia sebagai mati rasa.
Hypnotic Amnesia
Hypnotic amnesia adalah ketidakmampuan klien mengingat sebagian atau keseluruhan informasi yang diakibatkan oleh sugesti hipnosis. Amnesia sebagian atau parsial amnesia merupakan sebuah ciri normal tercapainya level trance somnmbulisme. Pikiran bawah sadar klien memiliki kontrol untuk menerima atau menolak sugesti dalam trance hipnosis begitu juga memunyai kontrol untuk memertahankan atau menghilangkan informasi yang di dapat saat klien kembali pada kesadaran normal.
Dalam praktik yang nantinya anda jalani, masih banyak fenomena yang mungkin muncul dari klien dan umumnya fenomena inilah yang membuat kita semakin tertarik dan penasaran untuk melakukan hipnosis lagi, lagi dan lagi untuk mengamati fenomena hipnosis pada klien dan juga terkagum-kagum betapa mudahnya kita melakukan hipnosis.


