Main menu

Berbgai Metode Deepening

Deepening adalah usaha dan proses untuk memerdalam trance hipnosis klien. Sebenarnya semua jenis induksi hipnosis juga merupakan bentuk deepening karena menurunkan kedudukan pikiran sadar menuju pikiran bawah sadar, tetapi deepening yang kita bahas berikut ini adalah teknik memperdalam trance hipnosis yang dialami klien. Tentunya banyak pertanyaan muncul mengenai penggunaan dan manfaat dari deepening, terlebih lagi dalam bab induksi Dave Elman saya menyarankan anda melakukan deepening kepada klien yang sudah pasti berada pada somnambulisme. Ada tiga alasan mengapa kita harus menguasai dan melakukan proses deepening kepada klien :

1. Terkadang induksi yang kita lakukan belum membawa klien pada level trance yang dibutuhkan. Dalam kasus seperti ini deepening adalah wajib hukumnya.

2. Manusia tidak akan menemukan dasar akhir dari kedalaman trance hipnosis. Semakin dalam level trance hipnosis yang dicapai maka semakin maksimal respon bawah sadar klien.

3. Bentuk gelombang dari level pikiran manusia naik turun terus menerus secara konstan. Jika ujung gelombang atas berada di level trance menengah dan ekor gelombang bawah berada di level somnambulisme maka klien belum mencapai level yang jelas, deepening membantu ujung gelombang atas dan ekor gelombang bawah untuk sepenuhnya berada dalam level somnambulisme.

Apabila warna kuning mewakili trance medium dan warna biru merupakan perwakilan dari somnambulisme maka gambar pertama menggambarkan kondisi pikiran setelah deepening dan gambar kedua menggambarkan kondisi pikiran sebelum dilakukan deepening.

Tidak ada satu hal apapun yang tidak bisa kita lakukan untuk melakukan deepening. Setiap suara, gerakan, detakan jantung, posisi tubuh bahkan gangguan yang mungkin terjadi bisa kita fungsikan sebagai alat bantu dalam proses deepening. Berikut ini beberapa contoh deepening yang bisa anda gunakan.

Teknik Napas

Deepening teknik napas merupakan sebuah teknik sederhana tetapi paling mudah direspon klien. Idenya adalah bahwa manusia tidak pernah berhenti bernapas. Bahkan klien yang tidak bisa berhitung pasti bisa bernapas. Contoh teknik deepening napas adalah sebagai berikut :

“Perhatikan napas anda.

Mulai sekarang hingga akhir proses hipnosis nanti…

Anda rasakan setiap tarikan napas anda…

Semakin memerdalam rileksasi mental anda…

Dan setiap hembusan napas anda…

Memerdalam rileksasi tubuh anda…”

Teknik Menghitung

Teknik deepening ini menggunakan hitungan maju atau mundur sebagai medianya. Sebagai hipnotis anda boleh menghitungkan untuk klien, meminta klien menghitung sendiri atau bahkan menghitung bersama klien. Saran saya adalah jika anda melakukan deepening dengan hitungan maju maka pertahankan terus sampai akhir proses hipnosis. Jika anda menghitung maju kemudian berganti hitungan mundur untuk tujuan deepening maka respon klien menjadi kurang maksimal. Termasuk jarak tiap hitungan kita usahakan untuk konstan sampai hitungan terakhir. Klien lebih mudah merespon secara otomatis sebuah stimulus yang sama dan berulang. Munculnya stimulus yang berlawanan untuk tujuan yang sama cenderung mendorong aktifnya area kritik dari klien.

Anda boleh mengarahkan klien untuk menghitung maju atau mundur karena selama klien merespon keduanya tetap memberikan hasil deepening yang sama. Berikut ini saya sertakan contoh deepening dengan metode counting forward atau menghitung maju.

Hipnotis menghitung

“Saya akan menghitung dari satu sampai lima.

Setiap hitungan yang saya lakukan membimbing anda untuk merasakan rileksasi yang anda alami secara mental dan fisik menjadi dua kali lipat lebih nyaman.

Inginkan terjadi dan nikmati rileksasi bagi kenyamanan anda.

Saya mulai hitung…

Satu…

Dua…

Tiga…

Empat…

Lima…

Nikmati rileksasi mengalir keseluruh tubuh anda…

Dari ujung kepala…

Hingga ujung kaki anda…”

Klien menghitung

“Berikutnya saya akan meminta anda untuk menghitung dipikiran anda mulai dari angka satu sampai seratus…

Nanti setiap kali anda menyebutkan angka…

Pikiran anda menjadi sangat rileks.

Dan ketika pikiran anda menjadi rileks secara sempurna anda biarkan semua angka menghilang dari pikiran anda dan anda hentikan hitungan anda…

Nanti bila anda sudah mengalami rileksasi pada tahap tersebut anda beritahu saya dengan menggerakkan jari telunjuk kanan anda

Inginkan terjadi dan sangat mudah bagi anda untuk menikmatinya

Mulai hitung sekarang…”

Dengan pendekatan ini klien melakukan deepening dengan kecepatan dan waktunya sendiri. Kita tinggal menunggu gerakan jari klien. Apabila sampai beberapa waktu klien belum memberi tanda dengan telunjuknya, ada baiknya anda mengatakan kepada klien bahwa klien sudah lebih rileks dari sebelumnya dan boleh menghentikan hitungannya. Jika pilihan ini yang anda ambil, teruskan dengan teknik deepening yang lain.

Menghitung bersama

“Saya akan menghitung dari satu sampai lima.

Anda ikut meneriakkan setiap angka yang saya sebutkan sekeras-kerasnya dipikiran anda.

Setiap kali anda meneriakkan angka dipikiran anda…

Anda rasakan rileksasi mental dan fisik anda menjadi semakin dalam dari sebelumnya

Inginkan terjadi dan nikmati rileksasi bagi kenyamanan anda.

Ikuti hitungan saya dipikiran anda…

Satu…

Dua…

Tiga…

Empat…

Lima…

Nikmati rileksasi mengalir ke seluruh tubuh anda…

Dari ujung kepala…

Hingga ujung kaki anda…”

Setiap kali kita melakukan deepening dengan cara menghitungkan klien sebaiknya setiap hitungan yang kita berikan bersamaan dengan hembusan napas klien. Ada sebuah teori yang menyatakan bahwa setiap manusia menarik napas maka tubuh cenderung menjadi tegang dan pikiran sadar cenderung aktif. Sedangkan saat menghembuskan napas, tubuh manusia cenderung rileks dan pikiran sadar cenderung menjadi pasif. Tentu saja teori ini tidak mempengaruhi trance klien saat sudah berada pada level somnambulisme sempurna. Tetapi mengingat tujuan awal deepening adalah membantu klien menuju sebual level trance yang dikehendaki secara sempurna berarti kita harus selalu memanfaatkan hanya tindakan yang terbaik untuk klien.

Teknik Tekanan

Teknik deepening tekanan adalah teknik yang menggunakan tekanan pada bagian tubuh tertentu dari klien. Saya lebih sering melakukan teknik ini pada bahu klien. Bahu adalah bagian tubuh yang paling cepat menjadi tegang tetapi paling lambat menjadi rileks. Tekanan yang dimaksud adalah sekedar tekanan ringan sehingga klien bisa membedakan saat tangan kita hanya menempel atau sedang menekan. Hanya lakukan teknik ini setelah mendapat ijin dari klien untuk melakukan sentuhan dan tekanan saat pre talk. Tidak semua klien merasa nyaman saat disentuh orang lain terutama tanpa kesepakatan sebelumnya.

Seperti penjelasan dari teknik menghitung bersama klien tentang tarikan dan hembusan napas klien, teknik ini cocok digabung bersama teknik hitungan. Jika anda menggunakan teknik tekanan, anda hanya perlu meletakkan telapak tangan anda pada pundak klien. Ikuti naik turun pundak klien bersama pernapasannya. Lakukan tekanan lembut pada waktu klien mulai menghembuskan napas dan hentikan tekanan anda saat klien mulai menarik napas berikutnya. Secara fisik berarti tekanan anda lakukan tepat saat pundak klien terangkat maksimal dan pertahankan tekanan tersebut hingga pundak klien bergerak turun secara maksimal.

Waktu Tenang

Terkadang sebagai seorang hipnotis, kita perlu memberi waktu kepada klien untuk bisa menerima dan memroses sugesti yang kita berikan secara sempurna. Teknik deepening dengan pendekatan ini kurang lebih sebagai berikut:

“Sebentar lagi saya akan memberikan waktu tenang selama dua menit untuk anda…

Waktu yang bisa anda nikmati secara pribadi…

Waktu bagi anda untuk menikmati dan memerdalam seluruh rileksasi yang anda alami sekarang…

Dan nanti setelah waktu tenang anda selesai…

Anda sudah berada pada kondisi paling nyaman dan anda sangat siap menerima sugesti positif untuk diri anda…

Waktu tenang anda dimulai sekarang…”

Waktu tenang bisa anda atur sesuka anda tetapi usahakan tidak terlalu panjang. Teknik ini juga perlu anda kuasai karena terkadang ada suatu hal mendesak yang harus kita lakukan di tengah proses hipnosis seperti ke kamar mandi atau minum air. Seringkali leher kita terasa kering saat melakukan hipnosis karena kita aktif berbicara dan suara kita bisa jadi serak jika tidak segera kita atasi.

Pengubah Gangguan

Tidak setiap saat kita melakukan hipnosis pada lingkungan yang mendukung. Terkadang suara bising, cahaya menyilaukan bahkan suhu udara menjadi faktor yang bisa menghambat klien menuju trance secara lancar. Apabila anda menemui gangguan seperti tadi anda bisa merubah gangguan apapun yang ada menjadi alat bantu anda untuk melakukan deepening. Berikut ini contohnya :

“Perhatikan ( …. ) di sekeliling anda.

Sesaat lagi saya akan memberi waktu kepada anda untuk menikmati ( …. ) disekeliling anda.

Dan setiap kali anda menikmati ( …. ) maka anda dapati bahwa rileksasi fisik dan mental anda menjadi semakin dalam dan anda semakin nyaman.

Inginkan terjadi dan dengan mudah anda mengalaminya.

Nikmati ( …. ) sekarang…”

Tanda ( …. ) anda isi dengan jenis gangguan yang sedang terjadi termasuk ketukan palu, suara teriakan gaduh, suhu yang terlalu panas atau cahaya yang menyilaukan untuk klien. Teknik ini membuat klien merasa bahwa gangguan yang ada memang sengaja anda siapkan untuk memperlancar proses hipnosis sehingga klien bisa menerima keadaan tersebut dengan mudah.

Fraksionasi

Sepanjang pengalaman saya, teknik fraksionasi merupakan teknik tercepat dan paling efektif untuk melakukan deepening. Teknik ini satu ide dengan tahap ketiga dari induksi Dave Elman tetapi telah mengalami beberapa modifikasi di dalamnya. Dengan teknik fraksionasi, kita mengeluarkan klien dari trance kemudian menuntun klien kembali menuju trance dengan tanda tertentu. Biasanya saya menggunakan teknik ini secara berulang hingga 15 kali kepada klien. Itu berarti kurang dari satu menit. Cobalah teknik deepening ini segera dan bersiaplah untuk terkesan. Gambaran penggunaan teknik ini sebagai berikut.

“Nanti saya akan meminta anda membuka mata tepat setelah hitungan ketiga.

Kemudian, kapanpun saya menyentuh dahi anda seperti ini…

( Sentuh dahi klien dengan telunjuk anda ).

“Itu adalah tanda bagi anda untuk langsung menutup mata anda…

Dan anda alami rileksasi lebih dalam dari yang anda rasakan sekarang…

Saya mulai…

Satu, dua, tiga.

Lihat saya…”

Segera sentuh dahi klien dengan telunjuk anda. Ulangi mulai bagian hitungan sampai menyentuh dahi klien secara berulang-ulang dan dengan waktu yang semakin cepat untuk tiap putaran.

 

404 Not Found

Not Found

The requested URL was not found on this server.

Additionally, a 404 Not Found error was encountered while trying to use an ErrorDocument to handle the request.


Apache Server at zonahipnotis.com Port 80